makan-bersama

Rohman Syah

Rohman Syah Kesedarhanaan, seperti anak manusia yang lain, atau bahasa Biblenya “domba-domba tersesat”, dengan segala keunikan dan keterbatasannya, hendak memaksakan merengkuh hasrat-hasrat duniawinya, Wanita, Tahta, Harta, semua itu akan tiada artinya lagi ketika Cinta sudah di dapat, Lebih tepatnya bukan mendapat cinta, tapi menimbulkan Cinta, untuk organ-organ disampingnya yang menjadikan sebuah sistem Harmoni kehidupan. Kenapa…

warna

Melihat Warna Garam

Sore ini aku mau sedikit sambat, bukan sebab apa, hanya soal sepele sebenarnya, tapi itu bagi orang lain, tidak bagiku, sebab garam saja, iya garam dapur yang rasanya asin itu. pasalnya begini, kemarin selama dua puluh hari lebih setengah jam, aku puasa, iya puasa untuk tidak makan garam, alasannya apa?, ya pengen aja, tak ada…

Perahu Kertas

Apalagi yang masih dibutuhkan untuk terus merajut kisah heroik dalam hidup ini, hampir tidak ada lagi yang kurang, sudah cukupi merajuknya, buka jaket kemejanya, tengadahkan dagu, pejamkan mata-mata se-sendu-sendunya, tarik nafas sedalam ingatan dalam benak, angkat jemari keriput berotot itu menerjang awan, yakinkan hati. Yes i can. Beberapa hari ini aku banyak sekali hal yang…

kota batam

Menulis-Menulus

Soal menulis cerita itu memang tidak ada batasnya, namanya juga pergerakan, akan terus berguling menjadi bola salju, mbengkak sesuai dengan kebutuhan, iya memang, kita mengaliri ruas sungai sebab kebutuhan kita, tak perlu mengelak, itu pasti sudah, tinggal dimana letak kewarasan diri untuk mengiyakan, atau sekedar pura-pura iya saja, toh hidup memang soal berpura-pura, pura-pura baik,…